Misi hidup dalam kerja

Setiap pria dan wanita yang sukses adalah pemimpin – pemimpin besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka. Dan, hanya mereka yang berani gagal, yang dapat meraih keberhasilan, dan percayalah pada keajaiban tapi jangan bergantung padanya.

Berikut sedikit cerita tentang misi hidup dalam sebuah pekerjaan yang dijalani seorang ibu, semoga menjadi inspirasi bagi kamu yang sedang tidak mood dalam kerja atau lagi males dalam berkarya.

Seorang wanita tua, bertubuh gemuk, dengan senyum jenaka di sela-sela pipinya yang bulat, duduk menggelar dagangannya. segera saja beberapa pekerja bangunan dan kuli angkut yang sudah menunggu sejak tadi mengerubungi dan membuatnya sibuk meladeni. Bagi mereka menu dan rasa bukan soal, yang terpenting adalah harganya yang luar biasa murah.

Hampir mustahil ada orang yang bisa berdagang dengan harga sedemikian rendah. Lalu apa untungya? Wanita itu terkekeh menjawab, “Bisa numpang makan dan beli sedikit sabun.” Tapi bukankah ia bisa menaikkan harga sedkit? Sekali lagi ia terkekeh, “Lalu bagaimana kuli-kuli itu bisa beli? Siapa yang mau menyediakan sarapan buat mereka?” Katanya sambil menunjukkan para lelaki yang kini berlompatan ke atas truk pengantar mereka ke tempat kerja.

Ah! Betapa cantiknya, bila sebongkah misi hidup dipadukan dalam sebuah kerja. Orang-orang yang memahami benar kehadiran karyanya, sebagaimana wanita tua tadi, yang bekerja demi setitik kesejahteraan hidup manusia, adalah tiang penyangga yang menahan langit agar tidak runtuh. Merekalah beludru halus yang membuat jalan hidup yang tampak keras berbatu ini menjadi lembut bahkan mengobati luka. Bukankah demikian tugas kita dalam bekerja:

MENGHADIRKAN SECERCAH KESEJAHTERAAN BAGI SESAMA

Ungkapkan pendapat Anda